More About Me...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc. Orci at nulla risus ullamcorper arcu. Nunc integer ornare massa diam sollicitudin.

Another Tit-Bit...

Lorem ipsum dolor sit amet, nisl elit viverra sollicitudin phasellus eros, vitae a mollis. Congue sociis amet, fermentum lacinia sed, orci auctor in vitae amet enim. Ridiculus nullam proin vehicula nulla euismod id. Ac est facilisis eget, ligula lacinia, vitae sed lorem nunc.

BANDING PERTAMA DALAM FUTSAL MALANG

Pada tanggal 18 Agustus 2009 dilaksanakan pertandingan semifinal Piala Kemerdekaan Malang antara tim Saweri Gading (FE UB) melawan tim Mlenyok FC. Pada awalnya, pertandingan berjalan normal dan lancer. Sampai akhirnya ada beberapa insiden yang terjadi di babak ke-2. insiden dimulai ketika pemain Saweri Gading yaitu Irawan, melakukan Jatuhan yang berbahaya kepada salah seorang pemain Mlenok FC. Insiden tidak berhenti sampai disitu, karena setelah dijatuhkan, ternyata pemain Mlenyok FC tersebut bangkit dan melakukan tandukan terhadap Irawan. Hal itu yang menyebabkan wasit pada pertandingan itu memutuskan untuk memberikan kartu merah kerpada kedua pemain.

Kartu merah pertama diacungkan kepada pemain Mlenyok FC karena pada saat itu pemain Saweri Gading masih tergeletak dilapangan. Masalah mulai muncul ketika Irawan pemain Saweri Gading yang hendak dikartu merah tersebut kemudian mendadak bangkit dari teerjatuh dan menuju pinggir lapangan untuk melakukan pergantian. Melihat hal ini wasit langsung menghampiri pemain tersebut untuk memberikan kartu merah. Kartu merahpun diacungkan kepada sang pemain ketika masih berada dalam lapangan. Insiden yang terjadi berikutnya ialah setelah menerima kartum merah tersebut, pemain yang bersiap menggantikan tadi tetap masuk kedalam lapangan permainan. Kontan saja hal ini diprotes oleh tim lawan yaitu Mlenyok FC, karena setelah mndapatkan kartu merah, pemain Saweri Gading masih berjumlah 5 orang yang berada dalam lapangan permainan. Melihat hal tersebut, wasit kemudian memberikan kartu kunming terhadap Dicky, pemain yang baru masuk tersebut, karena dianggap sebagai pemain illegal dan memasuki lapangan permainan tanpa seijin wasit. Pertandingan inipun akhirnya dimenangkan oleh Saweri Gading setelah mlewati babak tambahan 2x5 Menit.

Keesokan harinya, yaitu pada tanggal 19 Agustus 2009, tim Saweri Gading resmi mengajukan banding terhadap kartu kuning yang diterima Dicky. Hal tersebut dikarenakan, dengan kartu kuning tersebut, Dicky tidak dapat bermain dipartai final karena akumulasi kartu kuning. Banding memang diijinkan dalam turnamen kali ini. Hal ini positif untuk melindungi tim dari keputusan-keputusan yang tidak sesuai dengan Law Of The Game Futsal. Setelah masing-masing pihak baik dari wasit, Saweri Gading, EL NOEL (calon lawan Saweri Gading di Final), para saksi, serta panitia mengeluarkan argumennya, kemudian panitia diputuskan bahwa kartu kuning terhadap Dicky tetap berlaku. Keputusan ini diambil karena menurut hasil siding banding, Dicky secara sah dan meyakinkan telah melanggar prosedur pergantian pemain yang tertera pada Law Of The Game Futsal. Walaupun usaha bandingnya ditolak, tapi apresiasi khusus harus kita berikan terhadap tim Saweri Gading FE UB karena berkenan menyelesaikan masalah dengan duduk bersama dalam satu meja, bukan dengan cara kekerasan. Mekanisme banding ini sendiri merupakan suatu kemajuan untuk Futsal Malang, karena hal ini dilakukan untuk pertama kalinya di kota apel ini. Salut Saweri gading, Majulah futsal Malang!!!!!

0 komentar:

Posting Komentar



 

different paths

college campus lawn

wires in front of sky

aerial perspective

clouds

clouds over the highway

The Poultney Inn

apartment for rent